Pengertian Monumen, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Monumen

Ketika berbicara mengenai arti sejarah maka monumen bisa dikatakan sebagai salah satu hal yang tidak asing di telinga kita dan sering kita temui baik secara langsung ataupun melalui media massa. Di Indonesia sendiri memiliki banyak moumen seperti salah satunya monumen yang menjadi ikon Kota Jakarta yaitu Monumen Nasional atau serinng dikenal dengan monas dan patung selamat dating di budaran Hotel Indonesia, selain itu juga terdapat monumen lain diberbagai daerah dan berbagai negara.

Pembangunan monumen memiliki ukuran, bentuk dan latar belakang yang berbeda-beda. Pada umumnya monumen bertujuan untuk mengenang suatu peristiwa atau suatu orang yang dianggap penting dan berharga sehingga perlu selalu dikenang. Namun perlu diketahui monas bukan merupakan satu-satunya monumen di Indonesia, sebab masih banyak monumen-monumen lainnya.

Monumen

Monumen merupakan  suatu jenis bangunan  yang secara eksplisit dibuat untuk memperingati suatu peristiwa atau mengenang  seseorang yang dianggap penting oleh suatu kelompok social tertentu.

Sehingga monumen dibangun dengan tujuan untuk dijadikan  kenangan, atau bagian dari masa bersejarah, warisan budaya, tujuan artistik, sejarah, politik, teknis atau kepentingan arsitektur. Monumen telah diciptakan selama ribuan tahun, dan seringkali merupakan simbol peradaban kuno yang paling tahan lama dan terkenal.

Beberapa monumen yang dibuat pertama kali adalah dolmen atau menhir yang merupakan konstruksi megalitik yang dibangun untuk tujuan pemujaaan atau penguburan. Monumen juga berfungsi untuk memperindah tampilan suatu kota. Sehingga sangat jelas bagi suatu negara inovasi dalam arsitektur merupakan hal yang sangat penting.

Selain itu, melestarikan bangunan-bangunan tua seperti monumen juga sangat penting karena monumen-monumen khusunya monumen tua merupakan cerminan sejarah suatu bangsa, mereka membantu kita untuk memahami dan menghormati orang-orang yang hidup di era yang berbeda dengan kebiasaan dan tradisi yang berbeda.

Dewasa ini pembangunan monumen tak jarang menimbulkan kontroversi. Salah satunya adalah karena dianggap menghabiskan biaya tanpa menghasilkan keuntungan atau terkadang dengan alasan kurang bergunanya tempat  yang digunakan untuk mendirikan monumen, karena tempat tersebut mungkin saja bisa dimanfaatkan lebih produktif daripada sekedar membangun monumen.

Bukan hanya itu, juga karena alasan SARA (Suku, Agama, Ras, dan atargolongan), seperti contohnya kontroversi pembangunan monumen berupa tugu dewa Khong Co Kwan Sing Tee Koen di kelenteng Kota Tuban yang pada awalnya ditentang oleh sebagaian besar masyarakat dimana mayoritas adalah seorang muslim. Selain itu masih bnayak konflik-konflik lain yang terjadi akibat pembangunan monumen.

Secara umum monumen dibangun dengan memiliki fungsi sebagai simbolik, religi, estetik, harmoni dan konsep ideal beauty. Selain itu sebagai fungsi individu dan fungsi sosial. Fungsi individu artinya fungi yang melekat pada seinamn atau pembuatnya sedangkan fungsi sosial berarti fungsi yang terkait dengan kemaslahatan warga atu masyarakat di suatu daerah.

Pengertian Monumen

Monumen adalah sesuatu yang dibangun untuk mengenang seseorang, peristiwa, dan lain sebagainya yang dibangun sebagai bangunan, pilar, atau patung atau bangunan apa pun yang bertahan dari zaman lampau, dan dianggap sebagai kepentingan historis atau arkeologis sebagai contoh bukti abadi atau contoh penting dari sesuatu.

Atau secara singkat monumen adalah patung, bangunan, atau sesuatu yang dibuat untuk mengingat seseorang atau peristiwa penting. Mereka sering dirancang sebagai objek artistik untuk meningkatkan tampilan suatu kota atau tempat.

Istilah monumen mengacu pada bangunan dari  batu atau tanah buatan manusia yang digunakan sebagai bangunan publik atau ruang komunal, yang bukan tempat tinggal pribadi sehari-hari, termasuk karena usia, ukuran atau makna sejarahnyai termasuk bangunan fungsional yang dianggap penting. Contohnya termasuk piramida, makam besar, dan gundukan penguburan, plaza, gundukan platform, istana dan tempat tinggal elit, laon dan sebagainya.

Adapun istilah monumenalitas berkaitan dengan status simbolik atau fisik dari keberadaan suatu monumen. Kita dapat menemukan monumen di pusat kota bahkan di sebagian besar daerah monumen dibangun untuk menghormati orang tertentu.

Monumen juga didedikasikan untuk tentara yang berperang dalam perang tertentu atau suatu pemakan orang yang dihormati. Sehingga setiap kali orang membuat monumen, mereka berusaha memastikan bahwa seseorang atau peristiwa diingat.

Pengertian Monumen Menurt Para Ahli

Adapun definisi monumen menurut para ahli, antara lain:

  1. Kamus besar Bahasa Indonesia (1988), Pengertian monumen adalah bangunan dan tempat yang memiliki nilai sejarah penting oleh karena itu dipelihara dan dilindungi oleh Negara.
  2. Ramanto (2007), Monumen dapat didefinisikan sebagai bangunan dan tempat yang mempunyai sejarah penting.
  3. Collins Dictionary, Arti monumen yaitu sebagai bangunan besar, biasanya terbuat dari batu, yang dibangun untuk mengingat seseorang akan suatu peristiwa dalam sejarah atau orang terkenal.
  4. Dictionary, Definisi monumen adalah sebagai bangunan apa pun, megalit dan lain sebagainya yang bertahan dari zaman lampau, dan dianggap sebagai kepentingan historis atau arkeologis sebagai bukti abadi atau contoh penting dari sesuatu.
  5. Vocabulary, Monumen dapat didefinisikan sebagai patung atau seni pahatan lain yang dimaksudkan untuk menghormati orang hebat, seperti misalnya Monumen Lincoln atau Monumen Washington.

Ciri Monumen

Ciri utama monumen yang paling terlihat adalah ukurannya yang relatif besar dan sifat publiknya. Hal tersebut demikian karena banagunan tersebut dibangun agar dapat  dilihat banyak orang meskipun juga tidak menutup kemungkinan untuk hanya diperuntukkan oleh para elit.

Sebuah bangunan dianggap sebagai monumen apabila dapat dijadikan sebagai penanda atau landmark. Sehingga dengan adanya monumen tersebut dapat dijadikan petunjuk sebuah kota sehingga mudah dilihat, diingat dan dikenal jati dirinya.

Monumen mengandung estetika. Estetika sendiri bisa dikatakan sebagai penyeimbang kehidupan, yakni anatara unsur materi dan perasaan (hati). Artinya monumen dibangun juga untuk menambah nilai estetika atau menambah keindahan pada suatu daerah.

Memiliki tujuan rekreasi dan komunikasi. Beberapa monunemn di berbagai kota dibangun di ruang public yang berada di tanah yang dikelilingi dengan taman. Tujuannya tak lain adalah sebagai tempat rekreasi dan tempat berkumpul yang dapat menimbulkan kesan harmonis.

Monumen mengandung nilai edukasi. Artinya suatu tempat dijadikan monumen memiliki tujuan untuk menambah wawasan baik dalam arti luas maupun sempit. Dalam arti luas misalnya dapat membangun kesadaran masyarakat terkait dengan norma-norma yang berlaku sedangkan dalam arti sempit berarti monumen dijadikan sarana untuk anak-anak dapat belajar salah satunya adalah belajar mengeani sejarah.

Contoh Monumen

Contoh monumen termasuk patung, peringatan (perang), bangunan bersejarah, situs arkeologi, dan aset budaya. Monumen dibangun dalam beberapa jenis, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Monumen yang dirancang sebagai markah tanah, contohnya yaitu meara petronas.
  2. Tugu, contohnya tugu monas yang menjadi ikon Kota Jakarta, tugu pahlawan di Surabaya.
  3. Tempat ibadah seperti Kuil, candi, masjid atau tempat ibadah lainnya, contohnya yaitu kabah, candi Borobudur.
  4. Pilar atau tiang yang seringkali dimahkotai patung, contohnya yaitu di London terdapat Pilar Nelson.
  5. Nissan, merupakan monumen kecil untuk orang meinggal.
  6. Makam yang diperuntukkan bagi orang yang dianggap penting dan di hormat, contohnya yaitu piramida Giza di mesir, Tajmahal di India.
  7. Monolit dibangun untuk kepentingan keagamaan, contohnya yaitu Stonehenge.
  8. Patung tokoh penting atau simbol penting, contohnya yaitu Patung Liberty.
  9. Gerbang atau Pelengkung kemenangan, monumen ini biasanya dibangun guna menghargai dan memperingati keberhasilan militer, contohnya yaitu Arc de Triomphe.

Monumen dirancang memiliki tujuan berbeda. Seperti misalnya untuk memuat informasi politik yang bersejarah atau untuk memperkuat keuanggulan kekuatan politik. Seperti dibawah ini adalah contoh monumen yang terkenal di dunia adalah sebagai berikut:

  1. Untuk memperkuat keuanggulan kekuatan politik, contohnya yaitu Patung Lenin di Uni Soviet.
  2. Sebagai simbol peradaban kuno yang bertahan lama dan sulit dihancurkan sejak zaman purba seperti misalnya Sphinx Dan Piramida Giza Peninggalan Mesir Kuno.
  3. Sebagai pemakaman, contohnya yaitu Taj Mahal Di India.
  4. Monumen Kebangsaan Amerika Serikat, contohnya yaitu Memorial Lincoln, Monumen Wangshington Di Geung Wangshington D.C.
  5. Sebagai Lambang Ikon Negara-Bangsa Modernseperti Patung Liberty Dan Menara Eiffel.
  6. Monumen bertujuan religious, contohnya yaitu Patung Kristus Penebus Di Brasil.
  7. Untuk mengenang peristiwa pengeboman atom, contohnya yaitu Patung Perdamaian Hirosima
  8. Untuk memeperingati korban dari pihak belanda selama peran dunia II, contohnya yaitu Monumen Hinida Di Den Haag.
  9. Moumen untuk mengenng korban pembantaian Srebrenica, contohnya yaitu Makam Di Monumen Genosida Srebrenica.

Nah, demikinalah artikel yang bisa kami berikan dan lakukan pembahasan secara lengkap pada kalian tentang pengertian monumen menurut para ahli, ciri, jenis, dan contohnya yang ada di berbagai negara. Semoga mengedukasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *